Minggu, 28 Oktober 2012
Tips Memilih Baju Wanita Sesuai Bentuk Tubuh
Rabu, 24 Oktober 2012
Cara Merawat Baju Berbahan Chiffon
1. Pencucian
2. Warna
3. Susut
Kamis, 19 April 2012
Cara Merawat Batik Tulis
Anda sudah pasti tahu batik. Mungkin sekarang hampir di setiap rumah di Indonesia, memiliki batik, entah itu baju, tas, atau perangkat lain bermotif batik. Salah satu batik yang paling banyak diminati adalah batik tulis. Harga nya memang cukup tinggi karena pembuatannya yang tidak mudah, pasti ingin tahu cara merawatnya khan, agar batik anda tetap awet. Berikut kami kutip tips merawat batik tulis yang kami kutip dari VIVANEWS.
Anda diberi warisan kain batik tulis dari ibu atau mertua? Jangan pernah menolak batik tulis tersebut karena alasan perawatannya yang sulit.
Merawat batik tulis memang sedikit berbeda dan tidak semudah merawat batik cap ataupun batik printing. Tetapi bukan berarti Anda tidak bisa merawatnya. Jangan jadikan alasan ini membuat Anda tidak ingin membeli atau memiliki batik tulis.
Batik tulis bukanlah kain sembarangan untuk disandang tetapi memiliki nilai seni dan filosofi tersendiri didalamnya. Nah, untuk menjaga warna batik tulis agar tidak pudar dibutuhkan perawatan khusus.
William Kwan HL, seorang peneliti batik dari Perkumpulan Nurani Budaya Indonesia, memberikan tips bagaimana merawat batik tulis dengan benar.
Tips ini diberikan dalam acara diskusi Batik Indonesia yang diselenggarakan pada Selasa, 6 Oktober 2009 oleh Standard Chartered Bank, sebagai dukungan pada pengukuhan batik Indonesia sebagai Intangible Cultural Heritage oleh UNESCO. Ikuti langkah-langkah berikut agar tekstur dan warna batik tulis Anda tidak pudar dan tahan lama.
- Simpanlah batik tulis, baik yang berupa kain atau pakaian di tempat yang tidak lembab dan terhindar dari cahaya matahari secara langsung.
- Untuk kain batik, bungkus dengan kertas pembungkus kimono atau jenis kertas lain yang tidak bersifat asam. Beri bebauan yang dapat mengusir ngengat perusak kain, misalnya akar-akaran alami atau biji merica. Hindari penggunaan zat kimia seperti kapur barus karena berisiko merusak warna.
- Secara periodik, sekitar dua minggu sekali, buka kain batik untuk diangin-anginkan. Jemurlah selama 10 hingga 15 menit saat pagi hari agar kain tidak lembab.
- Untuk mencuci batik tulis, jangan menggunakan mesin. Cucilah secara manual dengan tangan dan jangan gunakan sabun cuci yang keras. Untuk membersihkannya Anda bisa menggunakan lerak, sampo, sabun bayi atau dry clean di laundry.
- Untuk mengeringkannya, jangan langsung terkena paparan sinar matahari. Cukup diangin-anginkan saja hingga kering.
- Sebisa mungkin jangan menyetrika batik tulis Anda. Tapi, jika kain harus disetrika, lalu tempatkan kain lain sebagai pelapis di atas kain batik tulis tersebut. Atau gunakan setrika uap dengan mengatur uap yang tidak terlalu panas.
sumber : kosmo.vivanews.com
Jumat, 07 Oktober 2011
Sulaymancity activity
Jumat, 16 September 2011
Sejarah Busana
1. Celemek panggul
Celemek panggul adalah bentuk pakaian yang paling sederhana dibuat dari sehelai kain panjang yang dililitkan satu atau beberapa kali pada tubuh bagian bawah dari pinggang sampai lutut atau sampai menutup mata kaki. Busana atau pakaian ini sering disebut dengan pakaian bungkus. Dalam perkembangannya pakaian ini dikenal dengan nama kain panjang atau sarung.
2. Ponco
Ponco adalah bentuk dasar busana yang dibuat dari kain segiempat dan diberi lubang ditengah untuk memasukkan kepala. Sisi baju tidak dijahit.
3. Tunika
Pengembangan bentuk dasar ponco adalah tunika. Dibuat dari kain segiempat, berukuran dua kali panjang antara bahu sampai mata kaki atau sampai batas panggul. Kain dilipat dua menurut panjangnya, dengan lipatan disebelah atas. Pada pertengahan dibuat lubang leher dengan belahan pendek pada bagian tengah muka. Sisi -sisinya dijahit dari bawah hingga + 25cm sebelum lipatan. Bagian yang tidk dijahit dipakai untuk memasukkan lengan. Di Indonesia peninggalan bentuk ini disebut baju bodo dan baju kurung.
4. Kaftan
Kaftan merupakan perkembangan bentuk dasar tunika. karena dibuat dari kain berbentuk segiempat. Bagian tengah muka dibuat belahan sampai bawah, hingga cara mengenakannya tidak perlu melalui kepala. Bentuk dasar busana ini di Indonesia dikenal dengan nama baju kebaya.
Tujuan berbusana pada jaman dahulu hanya sekedar menutup aurat atau rasa malu saja. Namun seiring berkembangnya jaman pada masa kini tujuan berbusana adalah untuk
1. Memenuhi syarat adat istiadat, peradaban dan kesusilaan
2. Memenuhi syarat kesehatan
3. Memenuhi rasa keindahan
4. Menunjukan jenis profesi
5. Menutupi kekurangan dari bagian tubuh
source : http://ucizota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Busana
Kamis, 15 September 2011
Album Ready Stock Dress
Ukuran Baju: Freesize
Lingkar Dada = 84cm
Panjang Baju = 90cm
Bahan = Chiffon
Baju Korea Import dengan model terkini, berkualitas, harga terjangkau. Di album ini semua Ready Stock! hubungi 08111109142 or YM sulaymancity2, sulaymancity3, atau sulaymancity4.
Untuk koleksi lebih lengkap silahkan klik
Ditunggu orderannya :-)






