Senin, 18 Februari 2013
Cara Berpenampilan Ala Bintang Korea
Selasa, 12 Februari 2013
TIPS FASHION: Busana Pilihan untuk Hari Valentine 14 February
Hari Valentine memang identik dengan warna merah dan pink, jadi coba saja pilih busana dalam warna-warna ini. Jika Anda ingin menggunakan warna merah terang, usahakan busana anda berpotongan simpel, misalnya dress merah polos sepanjang lutut.
Cara lain supaya penampilan tidak terkesan terlalu bernuansa Valentine, pilih rok warna pink pucat yang dipadukan dengan atasan berwarna netral, seperti hitam, putih, dan krem. Hindari menggunakan warna merah dan pink dari atas hingga ke bawah, karena akan membuat Anda tampil berlebihan.
Detail ruffles dan pita pada busana memang memberi kesan romantis, namun pastikan jangan sampai busana yang Anda kenakan terlalu banyak memiliki detail tersebut. Selain itu, gunakan aksesori simpel yang sesuai dengan busana Anda. Jika Anda sudah menggunakan busana dalam warna terang, sebaiknya pilih aksesori warna perak atau emas yang simpel.
Minggu, 28 Oktober 2012
Tips Memilih Baju Wanita Sesuai Bentuk Tubuh
Rabu, 24 Oktober 2012
Cara Merawat Baju Berbahan Chiffon
1. Pencucian
2. Warna
3. Susut
Kamis, 19 April 2012
Cara Merawat Batik Tulis
Anda sudah pasti tahu batik. Mungkin sekarang hampir di setiap rumah di Indonesia, memiliki batik, entah itu baju, tas, atau perangkat lain bermotif batik. Salah satu batik yang paling banyak diminati adalah batik tulis. Harga nya memang cukup tinggi karena pembuatannya yang tidak mudah, pasti ingin tahu cara merawatnya khan, agar batik anda tetap awet. Berikut kami kutip tips merawat batik tulis yang kami kutip dari VIVANEWS.
Anda diberi warisan kain batik tulis dari ibu atau mertua? Jangan pernah menolak batik tulis tersebut karena alasan perawatannya yang sulit.
Merawat batik tulis memang sedikit berbeda dan tidak semudah merawat batik cap ataupun batik printing. Tetapi bukan berarti Anda tidak bisa merawatnya. Jangan jadikan alasan ini membuat Anda tidak ingin membeli atau memiliki batik tulis.
Batik tulis bukanlah kain sembarangan untuk disandang tetapi memiliki nilai seni dan filosofi tersendiri didalamnya. Nah, untuk menjaga warna batik tulis agar tidak pudar dibutuhkan perawatan khusus.
William Kwan HL, seorang peneliti batik dari Perkumpulan Nurani Budaya Indonesia, memberikan tips bagaimana merawat batik tulis dengan benar.
Tips ini diberikan dalam acara diskusi Batik Indonesia yang diselenggarakan pada Selasa, 6 Oktober 2009 oleh Standard Chartered Bank, sebagai dukungan pada pengukuhan batik Indonesia sebagai Intangible Cultural Heritage oleh UNESCO. Ikuti langkah-langkah berikut agar tekstur dan warna batik tulis Anda tidak pudar dan tahan lama.
- Simpanlah batik tulis, baik yang berupa kain atau pakaian di tempat yang tidak lembab dan terhindar dari cahaya matahari secara langsung.
- Untuk kain batik, bungkus dengan kertas pembungkus kimono atau jenis kertas lain yang tidak bersifat asam. Beri bebauan yang dapat mengusir ngengat perusak kain, misalnya akar-akaran alami atau biji merica. Hindari penggunaan zat kimia seperti kapur barus karena berisiko merusak warna.
- Secara periodik, sekitar dua minggu sekali, buka kain batik untuk diangin-anginkan. Jemurlah selama 10 hingga 15 menit saat pagi hari agar kain tidak lembab.
- Untuk mencuci batik tulis, jangan menggunakan mesin. Cucilah secara manual dengan tangan dan jangan gunakan sabun cuci yang keras. Untuk membersihkannya Anda bisa menggunakan lerak, sampo, sabun bayi atau dry clean di laundry.
- Untuk mengeringkannya, jangan langsung terkena paparan sinar matahari. Cukup diangin-anginkan saja hingga kering.
- Sebisa mungkin jangan menyetrika batik tulis Anda. Tapi, jika kain harus disetrika, lalu tempatkan kain lain sebagai pelapis di atas kain batik tulis tersebut. Atau gunakan setrika uap dengan mengatur uap yang tidak terlalu panas.
sumber : kosmo.vivanews.com




